5 Kandungan Skincare Yang Tidak Boleh Dicampur dengan Retinol, Jangan Diabaikan!


Ilustrasi kandungan skincare (unsplash.com/cristi-ursea)

Retinol, merupakan turunan vitamin A yang menjadi salah satu primadona dalam dunia skincare. Dengan kemampuannya melawan tanda penuaan, meningkatkan tekstur kulit, dan mencerahkan wajah, retinol memang wajib ada di daftar skincare, terutama yang ingin terlihat awet muda.

Namun, perlu diingat bahwa retinol merupakan bahan skincare aktif yang kuat. Penggunaannya perlu berhati-hati, termasuk dalam memadukannya dengan berbagai kandungan skincare. Pasalnya, ada beberapa kandungan skincare tidak boleh dicampur dengan retinol, karena dapat menimbulkan efek iritasi dan mengganggu efektivitasnya.

Berikut, daftar kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan retinol.

1. AHA (Alpha Hydroxy Acids)

Salah satu kandungan skincare yang pantang dicampur dengan retinol adalah AHA, seperti Glycolic Acid, Lactic Acid, dan Mandelic Acid. Kandungan skincare ini banyak direkomendasikan sebagai perawatan anti penuaan.

Ini dikarenakan AHA bekerja dengan mengangkat sel kulit mati dan meningkatkan pergantian sel, sehingga kulit akan bebas dari garis halus.

Dengan fungsi yang sama, mencampur AHA dengan retinol tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan iritasi parah, kemerahan, dan pengelupasan kulit berlebihan. Jika ingin memakai keduanya, sebaiknya gunakan AHA di hari yang berbeda dengan retinol, dengan jarak minimal 24 jam, atau dua sampai 3 hari sekali.

Baca Juga:

2. BHA (Beta Hydroxy Acids)

BHA seperti Salicylic Acid dan Azelaic Acid, terkenal akan kemampuannya melawan jerawat dan komedo. Sama seperti AHA, BHA juga dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap retinol.

Ketika dipakai bersamaan, kulit menjadi kering dan timbul iritasi. Supaya lebih aman, gunakan BHA di pagi hari, dan retinol di malam hari, dengan jeda waktu yang cukup.

3. Benzoyl Peroxide

Benzoyl Peroxide merupakan obat jerawat yang bekerja dengan membunuh bakteri penyebab jerawat. Retinol, juga diketahui dapat menghilangkan jerawat, dengan mengelupas kulit agar pori-pori tidak tersumbat.

Mencampur benzoyl peroxide dengan retinol bisa menimbulkan masalah kulit, seperti kekeringan, kemerahan, dan pengelupasan kulit yang ekstrem. Gunakan benzoyl peroxide di pagi hari, dan retinol di malam hari. Jangan digabung di waktu yang bersamaan ya.

4. Vitamin C Berbentuk Asam Askorbat

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang membantu mencerahkan kulit dan melawan tanda penuaan. Namun, vitamin C dalam bentuk asam askorbat dapat menimbulkan reaksi jika digunakan bersamaan dengan retinol.

Vitamin C dan retinol yang digabung, tidak bisa bekerja secara maksimal dan stabil, sehingga mengurangi efektivitasnya.

Lebih aman, gunakan vitamin C di pagi hari, dan retinol di malam hari. Sebab, vitamin C dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga:

5. Niacinamide

Niacinamide dikenal memiliki beragam manfaat untuk kulit, seperti mencerahkan kulit, memudarkan bekas jerawat, dan mengontrol minyak berlebih. Meskipun secara umum aman digunakan bersama retinol, beberapa orang mungkin mengalami iritasi jika menggunakan keduanya secara bersamaan.

Selain itu, niacinamide juga diketahui dapat membuat retinol tidak bekerja secara efektif. Jadi, sebelum menggunakannya, lakukan patch test terlebih dahulu dan gunakan dengan hati-hati.

Kemudian, agar efektivitas kedua kandungan skincare ini bekerja dengan baik, gunakan niacinamide pada pagi hari dan retinol di malam hari.

Memahami kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan retinol sangatlah penting untuk mendapatkan hasil akhir maksimal dan menghindari efek samping yang bisa membahayakan kulit.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu dapat menggunakan retinol dan skincare lain dengan aman dan efektif untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cerah.

Baca Juga: Mengenal 8 Kandungan Aktif Skincare dan Manfaatnya untuk Kulit

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Explorer