5 Cara Meredakan Emosi Saat Haid

Tingkat emosi saat haid pada wanita sangat tinggi, wanita akan lebih sensitif, galak, dan mudah menangis


Ilustrasi perubahan emosi saat haid (pixabay.com/Saranya7)

Siapa di antara kalian yang merasa emosinyanya berubah-ubah saat haid? Jangan khawatir, kamu nggak sendirian! Emosi saat haid adalah sesuatu yang umum terjadi pada banyak perempuan di seluruh dunia.

Saat menstruasi, tubuh kita mengalami perubahan hormon yang signifikan. Estrogen dan progesteron, dua hormon penting yang berperan dalam siklus menstruasi, berfluktuasi dengan intensitas yang tinggi. Naik turunnya hormon-hormon ini mempengaruhi kimia otak kita dan dapat memicu perubahan emosi. Jadi, jangan salahkan dirimu jika kamu merasa ekstra sensitif atau cenderung mudah marah saat haid. Itu adalah hasil dari perubahan hormonal yang sedang terjadi dalam tubuhmu.

Selain perubahan hormon, faktor fisik juga ikut berperan. Nyeri perut dan kram saat haid bisa membuat rasa tidak nyaman dan frustrasi. Nah, rasa tidak nyaman ini juga berdampak pada mood dan emosi kita. Ketika tubuh merasakan ketidaknyamanan, otak akan merespon dengan merilis neurotransmiter yang dapat mempengaruhi suasana hati. Jadi, ketika kamu merasa kesakitan dan tidak nyaman, jangan heran jika suasana hatimu ikut terpengaruh.

Namun, Jangan khawatir! Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meredakan emosi saat haid.

1. Pahami bahwa perubahaan emosi saat haid adalah hal wajar

Emosi saat haid merupakan bagian normal dari siklus menstruasi. Kita semua mengalaminya, jadi anggaplah itu adalah sesuatu yang wajar, dan akan kamu rasakan setiap bulannya.

Perubahan emosi saat haid terjadi karena fluktuasi hormon yang terjadi dalam tubuh wanita selama siklus menstruasi. Saat haid, tubuh mengalami perubahan hormonal yang signifikan, terutama dalam kadar hormon estrogen dan progesteron.

Hormon estrogen cenderung meningkat sebelum ovulasi (pelepasan sel telur) dan kemudian menurun sebelum haid dimulai. Sementara itu, hormon progesteron meningkat setelah ovulasi dan turun jika tidak ada pembuahan yang terjadi. Penurunan tiba-tiba hormon-hormon ini, terutama estrogen, dapat mempengaruhi neurotransmitter (zat kimia yang mengirim sinyal di otak) seperti serotonin yang berperan dalam regulasi suasana hati.

Kombinasi fluktuasi hormonal ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan emosi pada beberapa wanita selama periode haid. Beberapa wanita mungkin mengalami gejala seperti iritabilitas, cemas, sedih, atau mudah tersinggung.

Baca Juga:

2. Menjaga gaya hidup saat haid

Untuk meredakan emosi saat haid cobalah untuk menjaga gaya hidup sehat selama haid. Konsumsi makanan sehat, seperti buah-buahan dan sayuran, serta cukupi kebutuhan cairan tubuhmu dengan lebih banyak mengkonsumsi air putih, lalu hindari makanan olahan dan kafein yang dapat memperburuk gejala haid.

Makanan padat nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, yoghurt, susu, ikan, ayam juga dapat membantu mengelola gejala haid yang dialami oleh wanita. Hindari juga makanan junk food atau makanan yang mengandung banyak gula atau garam. Hal tersebut bisa mempengaruhi gula darah sehingga dapat membuat orang menjadi mudah tersinggung dan mood swing.

3. Olahraga secara teratur

Berolahraga dapat membantu mengurangi ketegangan dan emosi saat haid. Dengan berolahraga kamu bisa melepaskan hormon endorfin yang dihasilkan oleh tubuh sebagai pereda rasa nyeri alami ketika sakit atau stres. Cobalah untuk melakukan aktivitas fisik ringan atau rutin seperti berjalan-jalan, bersepeda, atau yoga

Dengan berolahraga ringan, juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan meningkatkan mood secara keseluruhan. Tapi ingat, lakukanlah sesuai dengan kemampuanmu supaya tidak terkesan menyiksa diri.

4. Menjaga kesehatan mental

Selain itu, penting juga untuk menjaga kesehatan mentalmu. Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti mendengarkan musik favorit atau menonton film. Ajak teman-temanmu untuk mengobrol.

Dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan, akan membantu meredakan stres dan menenangkan pikiran. Dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan juga dapat membantu tubuh terasa lebih santai sehingga tubuh menjadi lebih mudah dalam menghadapi perubahan emosi saat haid.

Baca Juga:

5. Hindari makanan dan minuman yang dapat memengaruhi suasana hati

Beberapa makanan dan juga minuman, seperti kafein, makanan manis berlebihan, ataupun minuman beralkohol, dapat memengaruhi suasana hati kamu. Cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan tersebut, agar kamu tidak semakin tersiksa saat haid.

Jadi, perubahan emosi saat haid adalah fakta, dan tidak dibuat-buat. Perubahan emosi saat haid adalah respons alami tubuh terhadap perubahan hormon dan kondisi fisik yang terjadi selama siklus menstruasi. Jadi, jangan ragu untuk mencoba berbagai strategi yang telah disebutkan sebelumnya untuk mengatasi perubahan emosi saat haid.

Terakhir, ingatlah bahwa setiap perempuan memiliki pengalaman yang berbeda selama haid. Tidak semua wanita mengalami perubahan emosi saat haid. Hadapi perubahan emosi saat haid dengan bijaksana.

Baca Juga: Tetap Tenang, Ini 6 Cara Menghadapi Pasangan yang Silent Treatment

BekelSego adalah media yang menyediakan platform untuk menulis, semua karya tulis sepenuhnya tanggung jawab penulis.


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *