15 Istilah yang Seringkali Muncul di Online Shop, Pernah Lihat?

Dalam dunia online shop ada beberapa istilah populer dimana sering digunakan oleh para pembeli maupun penjual.


0

Sejak beberapa tahun lalu, online shop kian digemari banyak orang. Selain mempermudah aktivitas berbelanja, tidak sedikit toko yang menawarkan promo, sehingga barang menjadi lebih murah. Belum lagi jenisnya yang beragam, sulit untuk dilewatkan.

Guna mengenal lebih dekat dengan online shop, berikut ada 15 istilah yang sering digunakan disana. Kira-kira apa saja, ya? Berikut daftarnya.

1. Checkout

Ilustrasi online shop
Ilustrasi Online Shop, Sumber: Pixabay.com

Istilah ini paling sering muncul pada online shop, tepatnya situs-situs e-commerce. Checkout memiliki arti bahwa barang siap dibeli dan dibayar. Nanti akan tampak daftarnya, termasuk jumlah dan total harga.

2. Ongkir

Ongkir berarti ongkos kirim yang harganya ditentukan oleh tiap jasa pengiriman dan bisa berbeda satu dengan yang lainnya. Selain itu, tarifnya juga dilihat dari jarak dan massa (berat) produk.

3. Cashback

Cashback juga termasuk diskon, namun berupa uang kembali sekian persen. Biasanya dalam bentuk koin atau saldo situs online shop terkait dan hanya bisa digunakan untuk berbelanja disana.

4. Big Sale

“Desember Big Sale”
“12.12 Big Sale”

Pasti kamu pernah tahu kalimat tersebut dari internet atau iklan di televisi. Big Sale berarti penjualan dengan harga termurah secara besar-besaran. Biasanya dilakukan pada momen tertentu, seperti tanggal cantik, bulan dan tahun baru, atau hari perayaan.

5. Ekspedisi

Online Shop Ilustration
Ilustrasi Online Shop, Sumber: Freepik.com

Ekspedisi adalah pengiriman yang dapat berupa barang atau surat. Di Indonesia sendiri, perusahaan yang bergerak di bidang ini sudah sangat banyak. Kamu tinggal menentukan tempat mana yang menawarkan biaya pengiriman sesuai kantong.

6. COD

Pernah mendengar kata COD sebelumnya? Istilah ini memiliki kepanjangan Cash on Delivery yang berarti bayar di tempat. Tepatnya ada barang, ada uang. Namun, sistem tersebut seringkali disalahgunakan pembeli, seperti kasus yang sempat viral beberapa waktu lalu. Mereka enggan membayar dan berbuat kasar pada kurir.

7. Retur

Retur merupakan istilah untuk pengembalian barang. Kebanyakan dilakukan karena ketidaksesuaian dan kerusakan produk dari penjual. Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya lagi, karena hal tersebut menjadi tanggung jawab penuh mereka. Jangan lupa meminta uang kembali jika memang tidak ingin ditukar dengan yang baru.

Baca Juga: Benarkah Mystery Box di Online Shop Penipuan?

8. Top Up

Sebetulnya, istilah ini tak hanya terdapat pada online shop. Bisa digunakan pada game online, aplikasi provider, atau dompet digital. Top Up berarti mengisi saldo akun situs terkait, yang digunakan untuk membeli sesuatu.

9. Estimasi

Estimasi adalah perkiraan, yang biasanya digunakan pada olshop untuk menggali informasi biaya dan waktu pengiriman. Misal, “waktu estimasi dari kota A ke kota B berapa lama, ya?” atau “biaya estimasi pengiriman berbeda pulau dengan berat dua kilo, berapa?”

10. Invoice

Invoice merupakan nama lain dari nota. Pasti kamu pernah mendengarnya, bukan? Istilah ini dimaksudkan untuk tagihan atau daftar barang yang dilengkapi dengan nama, jumlah pembelian, dan harga yang perlu dibayar.

11. PO

PO merupakan kependekan dari pre-order, yang berarti barang belum siap dikirim, karena stok habis atau memang diproduksi tergantung pesanan. Beberapa produk yang menerapkan sistem ini adalah aneka custom, berupa pakaian, aksesori, atau kue.

Kemudian, lawan kata dari PO ini adalah ready stock. Maknanya, barang tersebut siap untuk dikirim tanpa perlu menunggu lama.

12. Dropship/Reseller

Dropship berarti menjual barang orang lain tanpa adanya modal. Kamu juga tidak repot mengemas produk, karena toko bersangkutan yang akan melakukannya. Namun, jangan khawatir. Nama pengirim akan diubah menjadi tempat usaha milikmu Kamu hanya perlu berfokus pada promosi agar cepat laku.

Berbeda dengan reseller, yang mengharuskanmu menyetok barang. Dengan kata lain, perlu ada biaya untuk membeli produk-produk tersebut. Kamu juga wajib siap menerima risiko, jika nantinya kurang laris terjual.

Baca Juga: 5 Tips Menjalankan Bisnis Dropship, Agar Cepat Dapat Pelanggan!

13. Supplier

Supplier adalah pihak perusahaan atau perseorangan yang menjadi pemasok atau penjual dengan menawarkan harga lebih murah. Intinya, mereka ini yang menyediakan barang untuk dijual, baik sendiri maupun oleh orang lain.

14. Trf/Tf

Online Shop Ilustration
Ilustrasi Online Shop, Sumber: Freepik.com

“Silahkan tf/trf ke no rekening ini.”

Kamu pasti pernah mengenal kalimat tersebut saat berbelanja melalui online shop.  Makna trf/tf adalah transfer, yang berarti mengirim uang kepada rekening bank orang bersangkutan.

Saat ini transfer bisa dilakukan di rumah menggunakan mobile atau sms banking. Belum lagi, ada banyak platform dompet digital yang dapat mempermudah proses kirim uang tanpa perlu memiliki rekening. Teknologi canggih semakin mempermudah hidupmu, bukan?

15. Trusted Seller

Trusted Seller berarti penjual yang terpercaya. Biasanya dilihat dari keaktifannya dalam mengunggah produk dan membalas pesan. Kemudian, faktor lainnya adalah jumlah penjualan, bintang, serta ulasan terbaik dari apa yang ia jual.

Itulah lima belas istilah online shop yang diharapkan bisa menambah wawasanmu.

Baca Juga: 5 Tips Berjualan Online, Agar Cepat Laku!


Like it? Share with your friends!

0

Novice

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *